JAKARTA, OTONOMINEWS.ID| Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Cinta’ Rakyat (GENCAR) Indonesia mendesak agar DPR dan Presiden segera membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua Umum DPP GENCAR Indonesia, Charma Afrianto menilai KPK banci lantaran berbelit-belit dalam mengungkap kasus korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) ke kalangan Komisi XI DPR RI.
“Ahhh… (KPK) banci sekarang. (Kinerjanya) jauh di dawah Kejaksaan Agung. Bubarkan saja lah (KPK) habiskan anggaran negara saja,” kata Ketua Umum Gerakan Cinta Rakyat (GENCAR) Indoensia, Charma Afrianto, kepada awak media di Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Charma menilai KPK tidak mampu bekerja memberantas kasus-kasus korupsi besar. Bahkan cenderung membiarkan kasus korupsi kakap, hingga lenyap tanpa proses yang semestinya.
Mirisnya lagi, Charma menilai KPK hanya gesit menangani kasus-kasus yang beraroma politik. Hal ini sangat disayangkan karena KPK bekerja memakai anggaran negara yang besar.
“Semua kasus besar endak ada lagi yang KPK berhasil ungkap. (Hanya) kasus kecil-kecil alat politik saja,” tukas Charma.
Atas dasar itu, Charma meminta agar keberadaan KPK dievaluasi total, bila perlu dibubarkan saja. Sebab kinerja KPK tak ada hasil apa-apa. Alih-alih menyelamatkan uang negara, KPK malah memakan uang rakyat.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











