JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Khoirudin, menegaskan bahwa seluruh program layanan masyarakat Jakarta tetap terjaga dalam APBD DKI Jakarta 2026.
Rapat juga diisi dengan penjelasan eksekutif serta perumusan akhir rancangan APBD sebelum disepakati bersama dalam rapat paripurna.
Khoirudin menyampaikan hal tersebut usai memimpin rapat pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip otonominews pada Sabtu (1/11/2025)
“Rapat hari ini membahas APBD 2026 dan disepakati pada angka Rp81,3 triliun, Pembahasan berlangsung cukup panjang dan intensif terutama adanya penyesuaian akibat pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat ” ujar Khoirudin.
Ia menegaskan, meski terjadi pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH), DPRD dan Pemprov DKI tetap komitmen menjaga keberlangsungan program publik terutama pelayanan dasar masyarakat.
“Pengurangan DBH tidak boleh mengurangi layanan dasar masyarakat,” tegas Khoirudin.
Menurut Ketua DPRD DKI Jakarta, program prioritas seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), bantuan sosial, serta layanan kesehatan dan pendidikan akan tetap dipertahankan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











