JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) Charma Afrianto menyampaikan maklumat dalam menyikapi situasi nasional yang memanas saat ini.
Charma mengatakan, setidaknya ada lima poin krusial yang harus dijalankan untuk merespon suasana kebangsaan yang saat ini sedang parah.
Pertama, meminta Presiden prabowo Subianto agar lebih cepat dalam merespon suasana kericuhan yang terjadi diberbagai kota besar di Indonesia.
“Presiden Prabowo harus mengambil langkah taktis dan pro-rakyat sesegera mungkin untuk meredam situasi yang mencekam dan semakin meluas,” kata Charma dalam voice noice WA yang diterima redaksi, Sabtu (30/8/2025).
Kedua, Meminta agar Kapolri dan Panglima TNI mundur.
Charma mengatakan, DPP Gencar menilai desakan masyarakat semakin kuat meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengundurkan diri dari jabatannya.
“Masyarakat di hampir semua aksi meminya Pak Kapolri (Jendral Listyo Sigit Prabowo) agar mundur. Masih banyak bintang-bintang lain di Polri yang layak menjadi Kapolri. Karena semua tau, Kapolri saat ini adalah representasi Geng Solo,” jelas Charma.
DPP Gencar juga mendesak Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sergera mundur karena semua proyek strategis nasional yang dicanangkan rezim Pemerintahan saat ini ada keterlibatan tentara dalam proses pengawalan proyek tersebut.
Ketiga, mendesak DPR sesegera mengesahkan RUU tentang Perampasan Aset.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed










