JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Aktivis dari Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) Charma Afrianto mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan menyikat para pemain dalam kasus penyelewengan dana CSR Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan mencapai triliunan rupiah.
Charma menduga kuat kasus CSR BI sudah 86 alias damai. Dugaan itu bisa dirasakan dari lambatnya penanganan kasus ini, padahal semua bukti-bukti sudah sangat jelas.
“Ada indikasi sudah 86 (damai). Makanya (kasusnya) lama mandek,” ungkap Charma kepada awak media, Senin (30/6/2025).
Charma menilai sangat tidak wajar ketika KPK sangat lambat menangani sebuah kasus besar yang bukti-buktinya sudah terpapar secara terang benderang di depan mata, bahkan sudah tersaji di atas meja.
“Nalar kita sulit mencerna alasan kurang bukti, pendalaman, dan sebagainya. Padahal semua sudah tersaji secara jelas di depan mata. Terduga pelakunya ada, bukti-bukti juga sudah ada semua. Lalu apa lagi? Ya paling-paling sudah 86 (damai) kan,” tukas Charma.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












