Sebelumnya, badan pengawas antikorupsi Partai Komunis China mengumumkan pada Mei tahun lalu bahwa Tang sedang diselidiki atas dugaan pelanggaran disiplin dan hukum. Saat itu ia masih aktif sebagai menteri, sebelum akhirnya diberhentikan empat bulan kemudian.
China dikenal menerapkan hukuman berat terhadap kasus korupsi, suap, dan tindak pidana lain yang melibatkan pejabat tinggi.
Sejumlah pengamat menilai di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, China cukup berhasil memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan disiplin di tubuh partai.[zul]
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











