JAKARTA,OTONOMINEWS.ID _Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, menyampaikan pentingnya penguatan tata kelola dan transparansi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Nevi menyampaikan pandangannya bahwa Danantara, sebagai lembaga pengelola dana investasi negara, wajib memenuhi standar akuntabilitas publik setara dengan lembaga investasi global lainnya.
Legislator asal Sumbar II ini menekankan, meskipun Danantara mengelola dana besar hingga ratusan triliun rupiah, saat ini belum ada mekanisme audit yang bersifat otomatis oleh BPK maupun KPK, sehingga membuka celah bagi penyalahgunaan wewenang. Ia meminta agar audit tahunan Danantara wajib dilakukan oleh BPK dan Kantor Akuntan Publik independen. Tak hanya itu, ia mendorong agar Danantara membangun portal transparansi daring yang memungkinkan publik mengakses laporan keuangan, portofolio investasi, hingga dampak sosial ekonomi dari proyek-proyek yang dijalankan.
“Pengelolaan dana publik sebesar Danantara ini tak bisa dibiarkan menjadi ‘kotak hitam’. Harus ada audit rutin, pelaporan terbuka, dan pelibatan masyarakat sipil sebagai pemantau independen,” tegas Nevi.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












