Sebagai informasi, LIRA dikenal sebagai LSM dengan jaringan terluas di Indonesia, dan pernah mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai LSM dengan cabang terbanyak hingga tingkat kecamatan.

Menjaga Bara Integritas
Sementara itu, Pemimpin Redaksi LIRANEWS.COM, Miftah H. Yusufpati, menyampaikan bahwa dua dekade bukanlah usia yang pendek bagi organisasi masyarakat sipil untuk bertahan dalam pusaran politik dan tekanan kekuasaan. Namun, menurutnya, LIRA berhasil membuktikan bahwa semangat integritas bisa tetap menyala.
“Pada usianya yang ke-20, LIRA masih memegang bara integritas, konsisten menyuarakan perlawanan terhadap korupsi dari pinggiran hingga pusat kekuasaan,” kata Miftah.
Ia juga menyoroti peran LIRANEWS.COM yang telah menapaki usia ke-15 sebagai media alternatif yang tetap kritis dan independen di tengah krisis kepercayaan terhadap media arus utama.
“LIRANEWS hadir sebagai kanal suara masyarakat yang kerap diabaikan, dengan keberanian mengusung isu-isu publik yang penting dan mendesak,” tambahnya.
Momentum ini sekaligus menjadi refleksi terhadap kontribusi Drs. KRH. H.M. Jusuf Rizal dalam gerakan sosial antikorupsi nasional. Sosok yang telah mendedikasikan hidupnya dalam kerja advokasi, edukasi publik, dan pengawasan kekuasaan.
Dalam pandangan LIRA, Indonesia tidak kekurangan regulasi. Yang dibutuhkan adalah keberanian moral dan ketegasan politik dari seluruh elemen bangsa.
“Jangan padamkan nyala integritas. Jangan kompromikan suara nurani. Negara ini terlalu mahal untuk dikuasai oleh para pemangku kepentingan yang hanya berpikir jangka pendek,” pungkas Miftah.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











