Hukum  

Polda Kalbar Didesak Tak Tebang Pilih Dalam Tangani Jaringan Perdagangan Emas Ilegal di Kalbar

Otonominews
Polda Kalbar Didesak Tak Tebang Pilih Dalam Tangani Jaringan Perdagangan Emas Ilegal di Kalbar
Foto ilustrasi perdagangan emas ilegal di Kalbar/net.
120x600
a

PONTIANAK, OTONOMINEWS.ID Masyarakat Kalimantan Barat mendesak Polda Kalbar untuk menyelidiki dan menyidik AS, yang diduga sebagai pemodal sekaligus pelaku utama dalam jaringan perdagangan emas ilegal.

Desakan ini muncul untuk menepis dugaan bahwa AS mendapat perlakuan istimewa sebagai “pemain tunggal” dalam bisnis emas ilegal di wilayah Kalbar.

Pasalnya jaringan SB hingga adiknya LS dalam proses dan sudah dilakukan penyidikan baik oleh KPK serta Polresta Pontianak.

Baca Juga :  Tim Terpadu Terus Bergerak, Penertiban Aktivitas PETI di Sumbar Belum Berhenti

Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Kalbar, M. Rifal, menyatakan pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait aktivitas AS yang disebut-sebut mengendalikan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau pertambangan emas ilegal secara masif.

“Mewakili masyarakat Kalbar, kami meminta Polda Kalbar melakukan penyelidikan serta penyidikan raja emas ilegal inisial AS, karena kami sudah banyak menerima masukan dari masyarakat masifnya jaringan AS melakukan pertambangan emas ilegal di wilayah Kalbar, kami meminta Polda tidak melakukan tebang pilih,” katanya dikutip dari Faktakalbar.id, Minggu (1/06/2025).

Baca Juga :  Tim Terpadu PETI Sumbar Mulai Bergerak Lakukan Pencegahan dan Penertiban Aktivitas Tambang Ilegal

Jaringan SB sudah diungkap habis oleh KPK bahkan adiknya LS kini sudah mulai menjalani proses hukum di Polresta Pontianak terkait penemuan 47 keping emas ilegal di Pontianak.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *