PADANG,OTONOMINEWS.ID – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat memimpin apel kesiapan penanganan aktivitas tambang ilegal atau Penambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumatera Barat. Dalam kesempatan tersebut, aparat menegaskan pentingnya penertiban yang diiringi pendekatan edukatif kepada masyarakat, Kamis (12/3).
Apel tersebut merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dalam menekan aktivitas tambang ilegal yang selama ini dinilai merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Wakapolda menekankan bahwa penanganan tambang ilegal tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga pendekatan persuasif dan edukasi kepada warga yang terlibat dalam aktivitas tersebut.
Menurutnya, langkah penertiban harus dilakukan secara terukur dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat setempat. Edukasi dinilai penting agar masyarakat memahami risiko hukum serta dampak lingkungan dari aktivitas tambang ilegal.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











