Kepala BSKDN Kemendagri Dukung Pembangunan Rumah Layak Huni bagi Masyarakat Atasi Kemiskinan Ekstrem

Kepala BSKDN Kemendagri Dukung Pembangunan Rumah Layak Huni bagi Masyarakat Atasi Kemiskinan Ekstrem
Kepala BSKDN Kemendari Yusharto menjadi narasumber dalam diskusi dengan tema 'Mendorong Pemerintah Daerah dalam Inovasi Pengembangan Urban Living yang Toleran terhadap Keberlanjutan Lingkungan Hidup, Kesehatan, Ketertiban, Keamanan, dan Kenyamanan Masyarakat' di BSD, Jumat (23/2/2024).(Foto: Kemendagri)
120x600
a

JAKARTA Otonominews – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengungkapkan, pembangunan rumah layak huni merupakan salah satu langkah strategis yang diambil untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang terpinggirkan dan berada dalam kondisi ekonomi yang sulit.

Sebagai langkah untuk mengatasi kemiskinan ekstrim, Kemendagri melalui BSKDN mendukung pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.

Baca Juga :  Akalan-akalan Mewujudkan Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen Pada 2029

Yusharto menjelaskan, program pembangunan rumah layak huni tidak hanya menyediakan tempat tinggal bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memberikan mereka rasa memiliki, keamanan, dan kesejahteraan yang lebih baik.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan diskusi dengan tema ‘Mendorong Pemerintah Daerah dalam Inovasi Pengembangan Urban Living yang Toleran terhadap Keberlanjutan Lingkungan Hidup, Kesehatan, Ketertiban, Keamanan, dan Kenyamanan Masyarakat”. Diskusi tersebut diselenggarakan oleh Tender Indonesia dan berlangsung di Pameran ARCH.ID ICE BSD, Stage POD 1, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga :  Kemendagri Minta Buol Percepat Penyediaan Rumah Layak Huni untuk MBR

“Banyak sekali kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem. Kita mendorong rumah layak huni ini menjadi salah satu aset yang menjadikan masyarakat kita keluar dari perangkap kemiskinan ekstrem,” ungkap Yusharto.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *