“Terang bahwa tindakan rezim fasis dan boneka AS Prabowo-Gibran sangatlah menjijikkan, memalukan, dan menghina rakyat Indonesia, konstitusi, dan warisan Revolusi Demokratis 1945 yang anti-imperialis,” tandas para mahasiswa dan pemeda.
Berikut Pernyataan Sikap Mahasiswa dan Aktivis Pemuda
1. Mengecam, menolak, dan hentikan tindakan agresi, penjarahan, dan perang pimpinan imperialis AS bersama entitas Zionis terhadap negeri-negeri berdaulat, perjuangan rakyat di negeri jajahan dan setengah jajahan seperti Iran, Venezuela, Palestina, Kurdistan, Cuba, Burkina-Faso, Ghana, Filipina, dan India!
2. Menolak keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace dan ISF yang hanyalah skema Imperialis AS-Zionis menindas hak kedaulatan rakyat Palestina!
3. Menolak konsesi dagang Agreement of Reciprocal Trade yang menundukkan kepentingan rakyat dibawah kepentingan imperialis AS!
4. Menolak segala bentuk kerjasama ekonomi, militer, budaya, dan politik langsung maupun tidak langsung antara Indonesia dengan Zionis Israel. Usir PT Ormat dari Maluku Utara, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Jawa Timur!
5. Usir Freeport dari tanah Papua!
6. Wujudkan reforma agraria sejati dan pembangunan industri nasional untuk kedaulatan rakyat Indonesia dari dominasi imperialisme dan feodalisme!
7. Bangun persatuan rakyat anti-imperialis, anti-feodal, dan anti-fasis!
8. Satukan perjuangan demokratik dan nasional rakyat Indonesia dengan perjuangan rakyat tertindas dunia dalam semangat solidaritas internasional!
Imperialisme Hancurkan!
Panjang umur solidaritas internasional!












