SORONG, OTONOMINEWS.ID – Senator/Anggota DPD RI, Agustinus R. Kambuaya (ARK) menyuarakan desakan kepada pemerintah pusat agar fokus mendamaikan konflik bersenjata yang terjadi berturut-turut di Tanah Papua, khususnya di Papua Barat Daya.
Menurut ARK, perhatian negara bahkan media nasional cenderung dominan membahas bahkan mengecam perang Iran Vs Israel. Konsentrasi, perhatian, bahkan solidaritas nasional di galang.
Aksi kemanusian terus di lakukan. Mengirim bahan pangan, sumbangan anggaran di lakukan kepada Palestina, Kepada Gaza dan lain-lain.
Di tengah konflik itu, terjadi penembakan di Papua pegunungan, 20 ribu pengungsi kebru meninggalkan kampung halaman.
Di Papua Barat Daya penembakan dan pengungsi Kisor sejak 5 Tahun terakhir tetap berada dalam ketidakpastian.
“Bapak Presiden apakah orang asli Papua juga bagian dari NKRI atau bukan…?” kata ARK dengan dana tinggi.
“Masyarakat Indonesia bicara soal persatuan berbusa-busa di media, sementara pengungsi Nduga, Maybrat Kisor tidak pernah ada pengalangan solidaritas Nasional,” ungkapnya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed










