Subsidi Transjakarta Menurun Akibat Evisiensi APBD, Dishub Jakarta: Kualitas Layanan Tidak Terpengaruh

Otonominews
Subsidi Transjakarta Menurun Akibat Evisiensi APBD, Dishub Jakarta: Kualitas Layanan Tidak Terpengaruh
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, subsidi Transjakarta di 2026 mengalami penurunan imbas efisiensi APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Pada tahun ini subsidi Transjakarta yang harus ditanggung oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI sebesar Rp3,75 triliun. Angka subsidi Transjakarta ini lebih rendah dari tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp4,1 triliun.

Penurunan subsidi Transjakarta dikarenakan imbas adanya efisiensi APBD DKI 2026 hingga sebesar Rp10,54 triliun. Sebelumnya APBD DKI Jakarta 2026 sebesar Rp81,32 triliun, dan ini jauh di bawah nilai APBD 2025 yang sebesar Rp91,86 triliun.

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Minta Tambahan Rp500 Miliar

Syafrin mengatakan, subsidi tahun ini hanya bisa menanggung beban tarif penumpang Transjakarta hingga September 2026. Diketahui, tarif Transjakarta yang sebesar Rp3.500 belum pernah mengalami kenaikan sejak tahun 2005.

Padahal jika tanpa subsidi tarif keekonomian Transjakarta berkisar di angka Rp13 ribu per penumpang.

“Untuk TransJakarta sendiri itu kami perhitungkan itu baru sekitar… bisa mengcover sekitar 9 bulan,” kata Syafrin, dalam keterangannya, Kamis,(15/1/2025).

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *