Pemprov DKI Jakarta Buka-bukaan Terkait Realisasi APBD 2025

Otonominews
Pemprov DKI Jakarta Buka-bukaan Terkait Realisasi APBD 2025
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID Pemprov DKI Jakarta berani buka-bukaan terkait anggaran daerah yang dikelola. Hal itu sebagai pembuktian dari transparansi dan akuntabilitas dalam sistem pemerintahan yang dipimpin Pramono Anung-Rano Karno.

Nah, kali ini Pemprov DKI Jakarta ngundang awak media untuk mempublikasikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun 2025 di Balairung, Balai Kota Jakarta, pada Rabu (21/1/2026).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, arah kebijakan APBD DKI difokuskan pada manfaat pembangunan yang dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov DKI Komitmen Perkuat Pemberantasan Narkoba serta Arah Pembangunan Industri 2026–2046

Sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global dan pusat perekonomian yang berdaya saing, berkelanjutan, serta mensejahterakan seluruh warganya.

Pelaksanaan program prioritas tahun 2025 dilaksanakan melalui empat aspek utama, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat; akselerasi pertumbuhan ekonomi; peningkatan kualitas lingkungan dan infrastruktur kota; serta penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif.

“Di tengah dinamika perekonomian global dan nasional, Alhamdulillah perekonomian DKI Jakarta tetap terjaga dengan baik, ditopang oleh inflasi yang terkendali, aktivitas ekonomi yang berkelanjutan, serta iklim investasi yang kondusif,” papar Gubernur Pramono.

Baca Juga :  Wilayah Terdambak Banjir di Jakarta Terus Meluas

Ia menjelaskan, secara makro pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan III tahun 2025 tercatat sebesar 4,96 persen (year on year).

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Desember 2025 menunjukkan optimisme yang tinggi, yakni sebesar 145,33. Sementara inflasi Jakarta pada Desember 2025 berada di angka 2,63 persen (year on year), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 2,92 persen.

“Serangkaian capaian tersebut menunjukkan bahwa struktur ekonomi Jakarta berada dalam kondisi yang solid dan stabil, serta menjadi penopang utama keberlanjutan program-program pembangunan yang telah dan akan dijalankan di Jakarta,” tambahnya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *