Kabar dari Soe: Investigasi Dengan Hati

Otonominews
Kabar dari Soe: Investigasi Dengan Hati
Tim Investigasi Independen BGN (Badan Gizi Nasional) saat meninjau SPPG di Kota Soe, Nusa Tenggara Timur yang di stop operasinya karena kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)/Dok. BGN.
120x600
a

Mencari penyebab keracunan adalah perkara yang tidak mudah. Kami harus merangkai pernyataan dari tiga pihak: mulai dari dapur penyedia hidangan MBG, Puskesmas dan RSUD yang tiba-tiba dihujani pasien berlimpah dalam waktu singkat, serta Dinas Kesehatan yang menjadi pintu informasi Kementerian Kesehatan.

Setelah itu kami harus mengecek silang dengan data yang ada, sebelum kemudian menyimpulkan temuan.

Tapi percayalah, bahwa kami senantiasa melakukan investigasi ini dengan hati. Kami tidak akan pernah mencari kambing hitam dari apa yang terjadi. Kami pun tidak semena-mena tunjuk hidung, pointing finger to others.

Baca Juga :  UNICEF Puji Keseriusan Indonesia Bangun Generasi Masa Depan Lewat MBG

Ketika berpamitan pulang, saya tepuk pundak Jacky. Dia anak muda yang menjadi Kepala SPPG itu. “Hai Jacky, jangan lesu. Ayo semangat. Kami doakan dapur kalian segera beroperasi Kembali…”

“Siap Ibu… Semangat…!,” ujarnya sambil mencoba tersenyum.

Dalam perjalanan pulang, saya bertanya-tanya dalam hati, “Dari pada sibuk mencela dan nyinyir tiap hari di media sosial, bukankah lebih baik para aktivis medsos itu ikut berbuat sesuatu untuk negeri ini. Bukankah mereka bisa membantu meningkatkan asupan gizi dan makanan anak-anak sekolah, balita, ibu hamil dan menyusui, dengan terlibat secara aktif dalam program MBG?”[***]

Baca Juga :  Dari Ladang ke Dapur Bergizi Anak Demulih

Oleh: Karimah Muhammad.
Kepala Tim Investigasi Independen BGN (Badan Gizi Nasional).

 

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *