JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Kordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia Sumatera Utara (PMPHI SU), Drs Gandi Parapat, mengaku menghargai pertemuan yang dilakukan Oppu i Ephorus HKBP yang melakukan pertemuan dengan intelektual, Rocky Gerung di Bogor Jawa Barat sebagaimana ditampilkan dalam foto di media sosial.
“Saya senang melihat foto Ephorus HKBP yang datang dari Tarutung , Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut ke rumah Rocky Gerung di Bogor. Dalam beberapa foto Rocky dengan Ephorus HKBP, sepertinya Ephorus menyampaikan salam dari ribuan warga HKBP dan Rocky menerima dengan penuh kebahagian serta seperti memberi pesan,” kata Gandi Parapat kepada awak media, Kamis (28/8/2025).
Gandi secara pribadi juga mengaku sebagai pengagum Rocky Gerung dan sudah lama berencana ingin ketemu dengan Rocky, tapi hingga kini belum kesampaian karena sangat sulit.
Ketika ditanya, apakah mengetahui apa yang dibahas Ephorus dengan Rocky Gerung? Gandi mengaku tidak tau persis apa yang dibahas.
Namun Gandi sangat menyakini ada hal yang penting menurut Ephorus, sehingga menjadwalkan dan mengeluarkan biaya dari Tarutung, Tapanuli Utara ke Bogor hanya untuk menjumpai Rocky Gerung.
Apakah pertemuan itu membahas tentang desakan dari Ephorus yang sangat getol meminta penutupan terhadap PT. Toba Pulp Lestari, Tbk?
Gandi mengatakan topik menutup TPL memang perlu dibahas, dan itu pula alasan Gandi bertemu dengan sejumlah tokoh dan pejabat di departemen kehutanan di Jakarta, termasuk bertemu dengan mantan Menteri Kehutanan, MS Kaban.
Lantas, bagaimana jika memang Ephorus menyimpulkan TPL merusak Lingkungan dan harus dibubarkan? Padahal Pemerintah menyatakan TPL tidak merusak?
“Jadi ini bertolak belakang antara Pemerintah dengan Ephorus HKBP yang mengajak para pendeta menutup TPL,” kata Gandi.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












