Operasi PETI Polda Riau Berhasil Bikin Air Sungai Kuantan Kembali Jernih, LAMR dan Pemda Sampaikan Apriasi

Otonominews
Operasi PETI Polda Riau Berhasil Bikin Air Sungai Kuantan Kembali Jernih, LAMR dan Pemda Sampaikan Apriasi
Masyarakat menikmati air jernih di Sungai Batang Kuantan. (Foto: Jaringan Wartawan. nasional)
120x600
a

PEKANBARU, OTONOMINEWS.ID – Masyarakat sekitar Sungai Batang Kuantan di kawasan Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi kembali tersenyum bahagia setelah Sungai yang menjadi tumpuan aktivitas mereka kembali jernih.

Sungai Batang Kuantan kini kembali jernih berkat operasi pemberantasan dan penertiban aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang secara intensif dilakukan oleh Polda Riau.

Perubahan kondisi ini disambut antusias masyarakat yang setiap sore ramai memanfaatkan tepian sungai untuk berenang, bermain, hingga menikmati panorama matahari terbenam.

Operasi PETI Polda Riau Berhasil Bikin Air Sungai Kuantan Kembali Jernih, LAMR dan Pemda Sampaikan Apriasi

Sungai kini memperlihatkan kejernihan air dan ikan-ikan kecil yang kembali muncul di antara bebatuan, menandakan ekosistem mulai pulih. Kawasan budaya Pacu Jalur yang selama dua dekade terakhir terganggu kini tampak hidup kembali.

Baca Juga :  Polda Riau Berangus Tambang Emas Ilegal di Inhu, Dukungan Masyarakat jadi Spirit

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyampaikan apresiasi besar kepada Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan jajaran atas keberhasilan operasi pemberantasan PETI.

“Sangat luar biasa, patut kita apresiasi kerja Polda Riau ini. Air Sungai Kuantan kembali jernih dan menjadi tempat bermain warga setempat. Luar biasa Jenderal, sebuah capaian dengan dimensi luas, akan senantiasa dikenang baik. Insya Allah akan menjadi amal ibadah,” kata Datuk Taufik, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga :  Kapolda Riau Sampaikan Duka Cita atas Tragedi Ojol di Jakarta

Ia menilai keberhasilan itu bukan hanya soal penegakan hukum, melainkan juga menyelamatkan budaya dan identitas Melayu.

Air sungai adalah cermin kehidupan orang Melayu. Jika sungai rusak, budaya ikut rusak. Alhamdulillah, Sungai Kuantan kini kembali jernih,” tambahnya.

Polda Riau mencatat sebanyak 234 unit dompeng telah dimusnahkan dari 52 titik lokasi PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan.

Dari tujuh laporan polisi yang diproses, 16 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Operasi ini juga difokuskan di Kuansing menjelang Festival Pacu Jalur, untuk memastikan sungai benar-benar steril dari tambang ilegal.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *