PEKANBARU, OTONOMINEWS.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan renovasi Masjid Al-Adzim Mapolda Riau dalam rangkaian kunjungan kerja dan Safari Ramadan di Pekanbaru, Selasa (17/3/2026) petang.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum penguatan nilai spiritual, tetapi juga penegasan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan humanis.
Kapolri tiba di Mapolda Riau sekitar pukul 16.30 WIB didampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Turut mendampingi jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, antara lain Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, serta Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolri, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung hasil renovasi masjid. Masjid Al-Adzim kini tampil lebih representatif sebagai pusat ibadah sekaligus ruang kebersamaan bagi personel kepolisian dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengukuhkan Satgas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Provinsi Riau serta Ojol Kamtibmas Presisi.
Secara simbolis, Kapolri memasangkan rompi kepada perwakilan Satgas dan pengemudi ojek online sebagai tanda dimulainya peran aktif mereka dalam mendukung stabilitas kamtibmas serta upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.
Pengukuhan ini menjadi bagian dari penguatan strategi community policing, di mana Polri tidak hanya bertumpu pada pendekatan penegakan hukum, tetapi juga membangun kemitraan dengan masyarakat.
“Keterlibatan komunitas ojek online sebagai bagian dari “sabuk kamtibmas” dinilai sebagai langkah konkret dalam memperluas jejaring deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan.”
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan silaturahmi Ramadan dan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dari Panti Asuhan Amanah dan Panti Asuhan Anugerah Pekanbaru. Kapolri bersama Titiek Soeharto menyerahkan bantuan secara langsung sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Kapolri menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Ia
menyampaikan bahwa kebebasan berpendapat dalam demokrasi harus tetap dijaga, namun tidak boleh dimanfaatkan untuk memecah belah bangsa.
“Kita harus bersatu untuk mengawal Indonesia menjadi negara maju. Momentum bonus demografi harus dimanfaatkan dengan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dalam mengelola kekayaan alam bagi generasi mendatang,” ujar Kapolri.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed










