Ia juga menilai koordinasi dalam memonitor kondisi banjir di Jakarta saat ini sudah baik. Sehingga memungkinkan air surut lebih cepat dan pengelolaan banjir menjadi lebih efisien.
Waduk Pluit, dengan luas sekitar 80 hektar dan area tangkapan air hampir 2.400 hektare, merupakan salah satu waduk utama dan lokasi pompa penting di Jakarta. Secara keseluruhan, terdapat 10 unit pompa yang beroperasi di Waduk Pluit dengan kapasitas 39 meter kubik per detik.
Di seluruh Jakarta sendiri tercatat ada 202 lokasi dengan lebih dari 600 pompa yang disiapkan untuk mengendalikan banjir yang membutuhkan perawatan dari Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Lingkungan Hidup.
“Saya berpesan kepada Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Lingkungan Hidup ini tetap harus dirawat karena inilah sebenarnya wajah Jakarta itu terutama untuk VVIP akan terdampak atau tidak kalau ada banjir di Jakarta,” tandas Pramono. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












