PAM Jaya Kembangkan Teknologi Penangkap Uap Atmosfer Menjadi Air Minum

PAM Jaya Kembangkan Teknologi Penangkap Uap Atmosfer Menjadi Air Minum
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID PT PAM Jaya tengah melakukan pengembangan teknologi untuk memproduksi air minum dengan menangkap uap air dari atmosfer.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, teknologi tersebut merupakan hasil kerja sama dengan mitra strategis internasional, termasuk dari Swiss.

“Teknologi ini direncanakan menjadi bagian dari pengembangan fasilitas water hub yang akan ditempatkan di sejumlah titik di kawasan Sudirman–Thamrin, Jakarta,” kata Arief kepada awak media, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga :  PAM JAYA Perluas Jangkauan dan Kualitas Layanan Tanpa Penyesuaian Tarif di 2026

Ia menyebut, investor dan tenaga ahli asing menunjukkan minat besar untuk berinvestasi sekaligus membawa teknologi baru dalam pengelolaan air di Jakarta.

Dijelaskan Arief, teknologi tersebut bekerja dengan menangkap partikel air yang terdapat di udara, kemudian mengolahnya menjadi air yang layak diminum.

“Berbeda dengan sumber air konvensional seperti sungai atau waduk, teknologi ini tidak membutuhkan sumber air baku,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, alat tersebut mampu menghasilkan air minum langsung atau drinkable water dengan cara memanfaatkan kandungan uap air yang ada di atmosfer. Bahkan, teknologi ini disebut bekerja lebih optimal dalam kondisi cuaca panas.

Baca Juga :  Hindari Kebocoran, PAM Jaya Harap Kedepan Dapat Dikerjakan Perusahaan Profesional

PAM Jaya berencana menempatkan perangkat tersebut dalam fasilitas yang disebut water hub atau water station di sepanjang kawasan Sudirman–Thamrin.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *