JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Anggota DPR RI prihatin dengan lonjakan harga beras di tingkat konsumen, padahl cadangan beras nasional diklaim dalam kondisi sangat mencukupi.
Keprihatinan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI, Cindy Monica. Ia pun meminta pemerintah segera menstabilkan harga beras tersebut.
Menurutnya, berdasarkan data per 10 Juni 2025 menunjukkan bahwa harga beras medium telah menembus Rp 13.772/kg, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 12.500/kg. Sementara itu, beras premium mencapai Rp 15.725/kg, melebihi HET Rp14.900/kg.
Lebih dari 133 kabupaten/kota terdampak, bahkan di beberapa wilayah, harga beras dilaporkan telah menyentuh angka Rp50.000/kg.
“Ini adalah anomali yang tidak bisa dibiarkan. Ketika stok cadangan beras pemerintah (CBP) sudah mencapai 4 juta ton, maka kenaikan harga ini jelas menunjukkan adanya masalah serius dalam distribusi,” kata Cindy dalam keterangannya yang dikutip Kamis (19/6/2025).
Pemerintah harus segera turun tangan. Tidak hanya menghitung stok, tapi memastikan beras benar-benar sampai ke masyarakat dengan harga terjangkau.
Cindy mendesak pemerintah, terutama melalui Perum Bulog untuk segera memperluas dan mempercepat pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











