Perkuat Sistem Peringatan Dini Tsunami, BMKG dan BNPB Jalin Kolaborasi

Perkuat Sistem Peringatan Dini Tsunami, BMKG dan BNPB Jalin Kolaborasi
Peresmian Gedung Sistem Operasional InaTEWS BMKG di Bali/Dok. BNPB.
120x600
a

BNPB dan BMKG Saling Terkait

Sejalan dengan amanat Peraturan Presiden No. 93 Tahun 2019, koordinasi pada sisi hulu telah ditugaskan kepada BMKG, yang berfokus pada pemantauan fenomena alam dan potensi bahayanya. Sementara itu, koordinasi di sisi hilir telah dipercayakan kepada BNPB, yang bertanggung jawab dalam hal penanggulangan bencana dan pengurangan risikonya.

“Apabila terdapat sebuah gejala alam yang berpotensi menjadi bencana, maka data dan informasi serta hasil analisa itu akan kita sampaikan kepada BNPB, seluruh daerah hingga negara-negara di ASEAN. BNPB kemudian akan bergerak untuk mengambil langkah untuk penanggulangan bencana termasuk pengurangan risikonya,” jelas Dwikorita.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Jabodetabek Berawan

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNPB memberikan apresiasi atas peresmian Gedung Operasional Ina-TEWS yang telah dijadikan sebagai salah satu pencapaian utama dalam komponen kedua proyek ini.

Menurut Kepala BNPB, konteks pembangunan yang berbasis mitigasi bencana, keberadaan back up facilities untuk infrastruktur utama sistem peringatan dini dan penanggulangan bencana memang diwajibkan, agar penyampaian layanan informasi kepada masyarakat tetap dapat dijalankan, bahkan ketika bencana sedang berlangsung. Tentunya ini semua perlu disiapkan sedini mungkin untuk kehidupan yang akan datang, sehingga penanggulangan bencana di Tanah Air semakin lebih baik lagi.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jabodetabek Berawan dan Diguyur Hujan

“Selamat kepada BMKG, mudah-mudahan apa yang hari ini kita resmikan dapat memperlihatkan kepada kita segala data, informasi serta analisa dari BMKG kepada BNPB, daerah dan masyarakat luas sehingga dan penanggulangan bencana di Indonesia dapat kita laksanakan dengan lebih baik lagi,” jelas Suharyanto.

Suharyanto juga menyambut baik atas pencapaian ini dan berharap akan segera disusul oleh pencapaian lainnya. Setiap langkah yang dilakukan dalam proyek ini adalah bagian dari upaya melindungi kehidupan dan masa depan masyarakat Indonesia. Tidak hanya bangunannya, namun juga keselamatan jiwanya.[zul]

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *