Wartawannya Dibilang ‘Wartawan Anjing’, Pemred Perwira Satu Akan Perkarakan Oknum Karyawan One Stadium

Otonominews
Wartawannya Dibilang 'Wartawan Anjing', Pemred Perwira Satu Akan Perkarakan Oknum Karyawan One Stadium
120x600
a

GARUT, OTONOMINEWS.ID – Pemimpin Redaksi Perwirasatu.co.id, R. Satria Santika, tengah mempertimbangkan langkah hukum atas pelecehan verbal yang diucapkan karyawan One Stadium dengan mengatakan “Wartawan Anjing”.

“Ungkapan ‘wartawan anjing’ bukan hanya bentuk pelecehan verbal, tapi penghinaan yang lebih kejam dari tebasan pedang. Ini bukan sekadar menyakiti perasaan, tapi juga merendahkan martabat seorang wartawan, dan sebagai harkat martabat manusia,” tegas Bro Tommy, sapaan akrab Satria Santika, Minggu (15/6).

Insiden tak mengenakkan itu terjadi di salah satu pusat hiburan, One Stadium, di Jalan Karacak, Kota Kulon, Garut Kota.

Baca Juga :  Studi Banding Pemkab Solok ke Pekanbaru: Meningkatkan Kualitas Jurnalistik dan Sinergi Pemerintah

Seorang wartawan media Perwirasatu.co.id, Aditya, menjadi korban penghinaan oleh salah satu karyawan tempat tersebut dengan kata-kata kasar yang tak pantas dilontarkan kepada siapa pun, apalagi kepada insan pers.

Peristiwa ini bermula saat Aditya hendak pulang usai bermain game di One Stadium, Sabtu (14/6), tengah malam. Saat akan melakukan pembayaran, pihak kasir menolak metode pembayaran non-tunai, sementara Aditya tidak membawa uang tunai dan hanya mengandalkan saldo dari ATM-nya.

Baca Juga :  Kecam Pembunuhan Jurnalis di Gaza, PJMI Usulkan Pembentukan Aliansi Global Jurnalis

Dalam suasana yang mulai tegang, Aditya sempat menawarkan kartunya agar pihak kasir bisa menarik langsung uang dari mesin ATM atau Bank terdekat.

Namun alih-alih meredakan suasana, salah seorang karyawan yang diketahui bernama Fahrul justru memanaskan keadaan.

Setelah mengetahui bahwa Aditya adalah seorang wartawan, Fahrul secara frontal mengeluarkan kata hinaan, “Wartawan anjing”, yang sontak membuat suasana kian memanas.

Selain itu, tidak ada satu pun karyawan One Stadium yang beritikad baik untuk meminta maaf kepada Aditya, malah sebaliknya Aditya yang disuruh meminta maaf.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *