MALUKU UTARA, OTONOMINEWS.ID – Pulau Morotai adalah sebuah permata dengan sejarah Perang Dunia II yang mendalam. Pulau di Maluku Utara ini juga dikenal dengan potensi pariwisata bahari yang memukau.
Segala keunggulan potensi Morotai selama ini tidak terhadap maksimal lantaran akses transportasi di wilayah itu sangat minim.
Hingga akhirnya hadir sosok Satrio Sugeng Prayitno yang berperan besar dalam pembangunan Jalan Lingkar Morotai sebagai akses penghubung sejarah, wisata dan ekonomi bagi masyarakat Morotai.
Pembangunan Jalan Lingkar Morotai sepanjang 201,89 kilometer buka sekedar jalan biasa, melainkan urat nadi vital yang menjadi bagian penting dari pengembangan wilayah perbatasan dan destinasi prioritas nasional Indonesia.
Pembangunan jalan ini dimulai pada awal 2016 dan diselesaikan secara bertahap hingga akhir 2019.
Di balik kelancaran dan kualitas teknis proyek infrastruktur megah ini, ada peran penting dari Ir. Satrio Sugeng Prayitno.
Sebagai Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVI Ambon pada masanya, beliau mengemban tanggung jawab dalam pengawasan teknis proyek yang masuk dalam cakupan wilayah BPJN XVI tersebut.
Dedikasi dan pengalaman Satrio Sugeng Prayitno memastikan standar konstruksi terpenuhi demi hasil yang optimal dan berkelanjutan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











