POHUWATO, OTONOMINEWS.ID – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mendampingi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, pada Rabu (28/05/2025) di Pancoran Jakarta.
Selain Bupati Pohuwato, hadir juga Kadis pertanian Gorontalo Muljadi Mario, Penjabat Bupati Gorontalo Utara Sila Nurainsyah Botutihe, Ketua Komisi 2 DPRD Gorontalo Nixon Yapanto dan Aleg Ridwan Monoarfa dan sejumlah OPD Gorontalo lainnya.
Sedangkan pejabat dari pihak Kementeria Pertanian, tampak hadir Dirjen Perkebunan, Direktur Pasca Panen, Direktur PSP, Direktur Hilirisasi, Direktur Seleria, Dirjen Tanaman Pangan, serta beberapa pejabat eselon II lainnya.
Hasil dari pertemuan tersebut diantaranya, yakni, disetujuinya program cetak sawah seluas 5.000 hektare di Kabupaten Pohuwato. Menteri Pertanian meminta agar data Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) segera diajukan untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, bantuan dua unit alat panen modern atau combine harvester telah dalam proses dan akan segera direalisasikan. Bantuan alat pertanian lainnya, yakni 15 unit traktor (jonder), saat ini sedang dalam pengiriman ke daerah. Adapun bantuan benih jagung masih menunggu proses pergeseran anggaran dari Kementerian Pertanian RI.
Terkait dengan pembangunan dan peningkatan irigasi Randangan, Menteri Pertanian meminta agar Gubernur dan Bupati segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengingat anggaran irigasi saat ini telah dialokasikan melalui Kementerian PU. Kementan sendiri akan segera melakukan tindak lanjut ke kementerian terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut baik kehadiran Gubernur dan Bupati Pohuwato. Ia juga mendorong agar ekspor jagung dari Provinsi Gorontalo segera dilaksanakan, yang rencananya akan dimulai pada pertengahan Juni 2025.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












