JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Demonstran dari kalangan ojek online (ojol) terlibat baku-dorong dengan aparat kepolisian dikomando oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto di sekitar Kantor Kementerian Perhubungan, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2025).
Massa ojek online yang demo sejak pagi menjelang siang, ingin masuk ke kawasan Gedung Kementerian Perhubungan dihalau oleh aparat kepolisian.
Adapun Kapolda Metro Jaya Irjen. Karyoto yang berada di lokasi, terpaksa turun tangan bersama pasukannya untuk menghadang puluhan massa ojol.
Massa dari kalangan ojol ingin masuk ke kantor Menhub untuk menyampaikan secara langsung tuntutan keadilan bagi pengemudi ojol, taksi online, dan kurir. Salah satunya terkait potongan aplikasi 10 persen.
Keinginan para pengemudi ojol untuk masuk ke kawasan kantor Kemenhub beramai-ramai tidak diizinkan Polisi. Aparat berkelir coklat itu hanya mengizinkan tiga orang perwakilan.
Negosiasi pun berlangsung alot, karena pihak ojol ogah jika hanya tiga perwakilan saja yang masuk. Mereka meminta agar perwakilan ojol itu sebanyak-banyaknya.
Perdebatan semakin alot bahkan mulai memabas. Hal ini memaksa Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro berinisiatif mengurai massa dari atas kendaraan, hingga para demonstran sedikit mundur.
Keadaan masih memanas ketika senja mulai menyongsong. Sekitar pukul 15.30 WIB, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto langsung turun dan masuk ke dalam kerukunan massa ojol.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











