Polkam  

Hasto ke KPK: Jangan Karena Saya, Hak Berobat Agustiani Tio Dihalang-halangi!

Hasto ke KPK: Jangan Karena Saya, Hak Berobat Agustiani Tio Dihalang-halangi!
120x600
a

Menurut Hasto, kondisi ini terjadi karena Agustiani Tio Fridelina menolak memberikan keterangan yang diinginkan KPK terkait pertemuannya dengan dirinya di musala. “Ini perlakuan tidak manusiawi,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa dirinya memahami posisinya sebagai target politik dan siap menghadapi segala konsekuensi hukum, termasuk penahanan oleh KPK.

Namun, Hasto dengan sungguh-sungguh memohon agar proses hukum yang menyasar dirinya tidak sampai mengorbankan hak kesehatan Agustiani Tio Fridelina yang sedang berjuang melawan kanker.

“Kalau toh saya memang target politik untuk masuk tahanan, masuk penjara dengan melakukan upaya daur ulang, terhadap suatu proses hukum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, tetapi jangan pernah sekali-sekali mengorbankan kemanusiaan itu. Ini Pancasila kita,” kata Hasto dengan suara bergetar, mengutip prinsip dasar negara tentang perlindungan hak hidup seluruh warga negara.

Baca Juga :  Hasto Kristiyanto Apresiasi Dukungan Mantan Wakapolri Oegroseno dan Tokoh Nasional

Hasto juga mengingatkan publik dan KPK pada kasus serupa yang pernah terjadi, di mana mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, meskipun berstatus tersangka, diizinkan untuk berobat atas dasar pertimbangan kemanusiaan dengan bantuan dari Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri dan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019, Jusuf Kalla.

“Karena alasan-alasan kemanusiaan itu, kenapa sekarang pintu itu ditutup? Hanya karena saya dijadikan sebagai suatu target. Maka biarlah saya yang masuk ke tahanan KPK, tetapi Saudari Agustiani Tio Fridelina yang sudah menjalani penjara, sudah bebas murni, hendaknya jangan lagi dilakukan berbagai halangan-halangan sehingga jiwa kemanusiaan itu sepertinya tertutup,” lanjutnya.

Baca Juga :  Konferda PDIP Jabar, Pesan Megawati Soekarnoputri Jadi Penegas Arah Politik Lingkungan

Di akhir pernyataannya, Hasto Kristiyanto menegaskan kesiapannya untuk menerima apapun keputusan pengadilan terkait dirinya. Namun, ia kembali memohon agar KPK segera membuka akses pengobatan bagi Agustiani Tio Fridelina, menekankan bahwa masalah ini kini melampaui ranah hukum dan menjadi ujian bagi nilai-nilai kemanusiaan bangsa. “Ini ujian bagi martabat bangsa. Jangan biarkan ketidakadilan menghilangkan rasa kemanusiaan kita,” pungkas Hasto.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *