Konferda PDIP Jabar, Pesan Megawati Soekarnoputri Jadi Penegas Arah Politik Lingkungan

Otonominews
Konferda PDIP Jabar, Pesan Megawati Soekarnoputri Jadi Penegas Arah Politik Lingkungan
120x600
a

BANDUNG, OTONOMINEWS.ID – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan pentingnya politik lingkungan sebagai fondasi arah perjuangan Partai. Pesan itu ia sampaikan dalam pembukaan Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Jawa Barat di Bandung, Minggu (7/12).

Hasto mengatakan tema Konferda yang mengangkat semangat merawat bumi sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang kerap menghadapi bencana ekologis. Ia menyebut kerusakan lingkungan dan bencana hidrometeorologi tidak dapat dilepaskan dari lemahnya penegakan hukum.

“Bencana ekologi ini muncul karena tiadanya penegakan hukum yang berkeadilan,” kata Hasto.

Baca Juga :  Bacakan Eksepsi Setebal 155 Halaman, Hasto dan Tim Hukum Lawan Pembungkaman Politik

Ia mengingatkan bahwa politik lingkungan bukan sekadar program, melainkan kesadaran kolektif untuk menjaga keberlangsungan hidup. Hasto mencontohkan tradisi Nyepi di Bali sebagai bentuk refleksi ekologis. “Maknanya adalah mengistirahatkan bumi,” ujar dia.

Hasto juga menyinggung kebiasaan Ketua Umum PDIP Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri yang gemar merawat tanaman dan lingkungan. Menurutnya, hal itu merupakan teladan sederhana tetapi penting bagi kader. “Tema Konferda ‘sabilulungan merawat bumi’ sangat tepat karena mengingatkan kita akan makna kehidupan yang harus dimulai dari merawat pertiwi,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekretaris TPN: Ganjar Telah Melakukan Sintesa Pemikiran Bung Karno, Bung Hatta, dan KH Agus Salim

Dalam pidatonya, Hasto mengisahkan kembali pengalamannya menelusuri mata air Sungai Ciliwung atas permintaan Ketum Megawati pada 2012. Ia menyebut peristiwa itu sebagai simbol pentingnya menjaga sumber kehidupan. “Kami menanam pohon beringin putih di sumber mata air itu. Itu jawaban atas pertanyaan Ibu Mega tentang dari mana Ciliwung bermula,” katanya.

Hasto meminta seluruh struktur partai di Jawa Barat menjadikan sungai sebagai halaman depan kehidupan. “Citarum, Ciliwung, sungai-sungai itu sejarah peradaban kita,” ujarnya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *