Perkuat Ketahanan Pangan di Merauke, Kemendagri Tekankan Pentingnya Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Perkuat Ketahanan Pangan di Merauke, Kemendagri Tekankan Pentingnya Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam Rakor Pengembangan Ketahanan Pangan di Kabupaten Merauke di Hotel Mulia Jakarta/Puspen Kemendagri.
120x600
a

Selain itu, program penguatan infrastruktur pendukung seperti irigasi, transportasi, dan distribusi pangan harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah.

“Pentingya keterlibatan orang-orang asli papua (OAP) dalam pengelolaan pertanian sebagai urusan konkuren baik dalam proses sampai dengan mendapatkan hasil optimal dari pelaksanaan program (pengembangan ketahanan pangan),” terangnya.

Upaya tersebut dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan, terutama di wilayah yang memiliki potensi besar seperti Merauke.

Baca Juga :  Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengelolaan BUMD, Tingkatkan Perekonomian dan Pembangunan Daerah

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Merauke diharapkan dapat terus berkontribusi sebagai salah satu sentra produksi pangan nasional ke depannya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto menegaskan setiap program ketahanan pangan harus terakomodir dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah.

Di sisi lain, untuk menyukseskan program ketahanan pangan tersebut, Yusharto mengatakan pihaknya berkomitmen untuk melakukan koordinasi lintas komponen Kemendagri maupun kementerian/lembaga (K/L) terkait.

Baca Juga :  Kemendagri Upayakan Pengurangan Sampah Laut melalui Kerjasama Global

“Kami siap melakukan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dan yang terakhir kami berharap akan dibentuk tim lintas komponen dalam rangka pendampingan pembangunan berkelanjutan untuk mendukung program ketahanan pangan khususnya yang ada di Provinsi Papua Selatan atau di Kabupaten Merauke,” pungkasnya.[zlj]

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *