Pilkada Serentak WIlayah Papua, Mendagri Minta Pemda Bantu KPU untuk Kebutuhan Sarana dan Prasarana

Pilkada Serentak WIlayah Papua, Mendagri Minta Pemda Bantu KPU untuk Kebutuhan Sarana dan Prasarana
Mendagri Tito Karnavian memimpin Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 Wilayah Papua di Hotel Aston Jayapura, Papua, Rabu (29/5/2024).(Foto: Kemendagri)
120x600
a

Angka DP4 tersebut tersebar di berbagai wilayah Papua baik di tingkat kabupaten maupun kota.

“[Dasar] pemilih potensial ini adalah dua, pemilih yang akan sampai tanggal 27 November berusia 17 tahun memiliki hak pilih, dan bukan anggota TNI/Polri, tapi data ini bergerak. Data DP4 inilah yang oleh teman-teman KPUD semua akan turun untuk divalidasi, orangnya ada tidak, berganti alamat tidak, sudah wafat atau tidak,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Mendagri Minta DKPP, KPU dan Bawaslu Bersikap Netral

Menurut Mendagri, hingga saat ini Kemendagri terus membantu KPU untuk memperbarui data, karena perpindahan maupun lainnya yang mempengaruhi perubahan.

Mendagri mengingatkan, KPUD juga memiliki peran penting dalam memperbarui data riil DP4.

“Data riil lapangan dikerjakan oleh teman-teman KPUD, ini problem penting untuk daftar potensi pemilih ini,” tambahnya.

Dengan adanya Rakor ini, lanjutnya, Pemda bisa melakukan tindak lanjut (follow up) untuk mempersiapkan keperluan Pilkada 2024 di wilayah Papua secara lebih matang.

Baca Juga :  Ini Dia 7 Elemen Pendukung Keberhasilan Pilkada 2024 Versi Mendagri

Pihaknya juga berharap, stigma potensi kerawanan di Papua bisa dicegah dengan membuktikan pelaksanaan Pilkada di wilayah Papua berjalan secara aman, lancar, dan damai.

“Itu akan menjadi cermin bahwa Indonesia itu aman,” pungkasnya.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *