Dies Natalis ke-68, Dirjen Dukcapil Dorong Lulusan IPDN Berdaya Saing Hadapi Era Digital

Dies Natalis ke-68, Dirjen Dukcapil Dorong Lulusan IPDN Berdaya Saing Hadapi Era Digital
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi da, Rektor IPDN Hadi Prabowo pada DIes Natalis IPDN, Senin 16 Maret 2024.(Foto: Kemendagri)
120x600
a

“Kompetensi tersebut diperlukan seluruh kader pemerintahan untuk menghadapi tantangan di era digital. Selain itu diperlukan pula beberapa strategi di antaranya transformasi infrastruktur digital, transformasi pemerataan ASN, transformasi integrasi aplikasi, transformasi kepemimpinan digital dan transformasi pengembangan kolaborasi,” kata Hadi.

Sementara Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin turut mengirimkan ucapan selamat Dies Natalis IPDN

“IPDN diharapkan dapat terus menjadi institusi tumpuan yang melahirkan pelayan masyarakat yang handal dan berintegritas. Hal ini karena dunia berubah dengan sangat cepat sehingga tantangan yang dihadapi pun sangat besar. Untuk itulah kepandaian beradaptasi dan berinovasi sangat dibutuhkan untuk bertahan dan terus maju. Namun ingat, meskipun perubahan zaman tidak bisa dihindari, tapi praja IPDN harus tetap memegang erat karakter dan jati diri sebagai Bangsa Indonesia karena hal prinsip itulah yang akan menentukan keberlangsungan NKRI,” tutur Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin.

Baca Juga :  Dirjen Dukcapil Terbitkan Panduan Rekam KTP-el Terbaru, Hasil Foto Wajib Disetujui Pemohon

Selaras dengan yang disampaikan oleh Wakil Presiden, pada saat bersamaan Mendagri Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, yang diwakilkan oleh Irjen Kemendagri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, berharap IPDN dapat terus memantapkan diri menjadi lembaga pendidikan kedinasan yang berperan sebagai Think Tank Center of Excellent dalam bidang pemerintahan.

Tito mengatakan bahwa momentum ini menjadi momen untuk berkontemplasi, evaluasi dan merencanakan langkah-langkah strategis kedepan guna memastikan diri sebagai lembaga pendidikan yang inovatif dan berdaya saing.

Baca Juga :  Keamanan Data dan Informasi, Dukcapil di 38 Provinsi Siap Terapkan ISO 27001:2013

Tito yakin praja IPDN dapat menjadi aktor pelaku dalam percaturan global. “Yang terpenting adalah praja IPDN harus mampu meningkatkan kompetensi dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi komunikasi, karena sekarang seluruh sektor kehidupan menerapkan digitalisasi, termasuk didalamnya dalam sektor pemerintahan,” ujarnya.

Sebagai calon aparatur sipil negara yang kompeten, praja IPDN diharapkan mampu membangun jembatan antara berbagai kelompok dan lapisan masyarakat. “Sampai saat ini, saya yakin praja IPDN dapat mengedepankan dialog, toleransi dan kerjasama sebagai landasan dalam menjalankan tugasnya terutama sebagai jembatan antara berbagai kelompok dan lapisan masyarakat,” demikian Mendagri Tito Karnavian.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *