Gubernur Mahyeldi Terima Audiensi Dandim 0312 Padang, Bahas Penguatan Penanganan Bencana di Sumbar

Otonominews
Gubernur Mahyeldi Terima Audiensi Dandim 0312 Padang, Bahas Penguatan Penanganan Bencana di Sumbar
120x600
a

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Mahyeldi memaparkan kondisi geografis Sumbar yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, terutama di sepanjang kawasan Bukit Barisan.

Menurutnya, banjir dan longsor yang terjadi sebelumnya dipicu kiriman air dari beberapa gunung sekaligus, yakni Gunung Marapi, Singgalang, dan Tandikat, yang membawa material batuan ke kawasan permukiman dan lahan pertanian warga.

“Akumulasi curah hujan tinggi dan kondisi tanah yang jenuh air menjadi pemicu utama terjadinya bencana di sejumlah wilayah Sumbar,” jelas Mahyeldi.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Apresiasi Pemprov Sumbar dalam Pengadaan Tanah dan Penlok Fly Over Sitinjau Lauik

Ia juga menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar bergerak cepat menetapkan status tanggap darurat saat bencana terjadi demi memastikan keselamatan masyarakat dan percepatan koordinasi penanganan di lapangan.

“Pertimbangan utamanya adalah keselamatan warga. Saat kejadian meluas di beberapa titik strategis, tidak boleh ada keterlambatan dalam komando,” pungkasnya. (Ridwan)

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *