Bertemu Shenzhen Metro Group di Guangdong, Gubernur Pramono Jajaki Pengembangan Transit-oriented Development (TOD)

Otonominews
Bertemu Shenzhen Metro Group di Guangdong, Gubernur Pramono Jajaki Pengembangan Transit-oriented Development (TOD)
120x600
a

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menilai kerja sama ini memiliki nilai strategis dalam pengembangan sistem TOD. Pengalaman Shenzhen dapat menjadi rujukan dalam membangun sistem operasional perkeretaapian yang terintegrasi.

“MoU ini menjadi langkah untuk menuntaskan persoalan kota modern sekaligus mengunci pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Tuhiyat.

Sementara itu, Deputy Party Secretary and General Manager Shenzhen Metro Group Co., Ltd., Huang Liping, menilai langkah Jakarta sudah tepat dalam memprioritaskan sistem TOD sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan.

Baca Juga :  Gubernur Pramono Normalisasi Sungai Ciketing yang Terimbas Longsor Sampah Bantar Gebang

“Pengalaman kami menunjukkan, ketika perencanaan metro dilakukan sejak awal, hal itu tidak hanya menggerakkan manusia, tetapi juga membentuk ekonomi, ruang kota, dan nilai properti. Kami mendukung penguatan kemitraan Jakarta dan Shenzhen dalam berbagai praktik terbaik untuk membangun kota yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” urainya.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro Group untuk pengembangan kawasan TOD serta pembangunan sistem transportasi terintegrasi di perkotaan. (OTN-Deman)

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *