Disiplin Tanpa Jalan Pintas, Hasto Kristiyanto Jaga Kebugaran di Sela Forum CALD Manila

Disiplin Tanpa Jalan Pintas, Hasto Kristiyanto Jaga Kebugaran di Sela Forum CALD Manila
120x600
a

“Sehingga dengan tanpa pagar dan sekat, ruang publik jadi justru lebih besar. Ini bagus kalau mau dicontoh untuk manajemen Kota Jakarta,” kata Hasto.

Uniknya saat berlari di Taman Ayala Triangle, Hasto menemukan patung Banteng. Iapun sempat berfoto di dekat patung banteng itu. Dengan berlari mengelilingi taman Ayala yang hijau di tengah kepungan gedung pencakar langit, Hasto menunjukkan kesiapan mental dalam menghadapi diskusi diplomasi yang berat harus diawali dengan kebugaran fisik yang prima.

Aktivitas di Makati ini menambah panjang catatan kedisiplinan Hasto dalam olahraga lari. Dalam catatan publik, Hasto dikenal sebagai pelari yang gigih memperbaiki catatan waktunya (Personal Best).

Baca Juga :  PDIP Bertekat Melawan Politik Uang, Hasto: Perkuat Akar Rumput dan Generasi Muda

Berdasarkan riwayat kepesertaannya di berbagai ajang maraton. Di Borobudur Marathon 2025, Hasto mencetak rekor pribadi 1 jam 21 menit (10K). Catatan itu sebuah peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya di Victoria Run 2024 dengan waktu 1 jam 28 menit (10K). Hasto menegaskan bahwa setiap detik peningkatan waktu lari adalah hasil dari latihan konsisten.

“Dalam lari, tidak ada yang namanya jalan pintas atau shortcut. Kalau mau waktu yang lebih baik, ya harus latihan lebih keras. Begitu juga dalam membangun organisasi partai dan menjaga kedaulatan demokrasi; semua harus melalui proses kaderisasi yang matang, bukan hasil karbitan yang instan,” tegasnya.

Baca Juga :  Anggota DPR Sukur Nababan Pertanyakan Rasionalitas Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari

Hasto berlari dengan rute di Makati yang melintasi area Ayala Avenue hingga beberapa putaran di Ayala Triangle Gardens.

Hasto Kristiyanto dijadwalkan menjadi salah satu pembicara utama dalam sesi Policy Roundtable on Democratic Resilience pada Jumat (27/3).

Hasto akan membedah topik “Political Party Institutionalization and Strategic Campaign”. Ia akan berbagi panel dengan tokoh politik Filipina, Florencio “Butch” Abad, dan Sekjen Singapore Democratic Party, Chee Soon Juan.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *