JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Warga Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat memprotes pihak Rumah Sakit (RS) Bunda terkait rencana pembangunan jembatan penghubung antara RSIA (Rumah Sakit Ibu dan Anak) dan Rumah Sakit Umum (RSU) di Jl. Teuku Cik Ditiro, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Pihak RS. Bunda beralasan bahwa rencana pembangunan jembatan penghubung tersebut dikhususkan untuk mobilisasi pasien agar lebih mudah mendapat pelayanan saat berobat.
Namun warga Kelurahan Gondangdia merasa bingung dengan rencana pembangunan jembatan tersebut, karena tidak ada penjelasan yang detail dan komprehensif dari pihak RS. Bunda.
Protes dari warga Gondangdia itu disampaikan usai pertemuan yang digelar di Aula Kelurahan Gondangdia, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Lurah Gondangdia beserta jajaran, warga terdampak di RW. 09 Gondangdia, pihak RS. Bunda, Dewan Kota Kecamatan Menteng, Pemilik Marcopolo, serta pihak apartemen yang ada di wilayah sekitar.
Usai pertemuan, Ketua Dewan Kota Kecamatan Menteng, Leonard Alamsjah, yang dikonfirmasi awak media menyebut ada kejanggalan dari pemaparan pihak RS. Bunda yang diwakili dr. Agus.
Leonard mempertanyakan, kenapa kok sosialisasi pembangunan jembatan dilaksanakan di tingkat kelurahan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed










