Rano mengatakan jemaah yang menggunakan penerbangan transit melalui Qatar dan UEA yang mengalami kendala. Dia menyebutkan penutupan ruang udara di kedua negara itu membuat banyak penumpang tertahan.
“Tapi memang yang transit melalui Qatar dan melalui Abu Dhabi, semuanya berhenti. Ini yang membuat kemarin mungkin lebih dari 38.000 jemaah kita yang tidak bisa kembali, menunggu,” ujarnya. Rano sendiri tiba kembali di Indonesia pada Rabu (4/3/2026).
Ia menyebut terdapat tiga maskapai yang masih melayani penerbangan langsung dari Arab Saudi ke Indonesia, yakni Saudia Airlines, Lion Air, dan Garuda Indonesia.
“Ada satu orang, dia dari Doha naik taksi ke Riyadh, itu biaya ongkos taksinya hampir Rp28 juta, kemudian dia naik pesawat Garuda. Mudah-mudahan untuk selanjutnya kita berdoa agar pertempuran yang terjadi bisa segera selesai,” Jelasnya.
Meski konflik di kawasan Timur Tengah meningkat, Rano memastikan pelaksanaan ibadah umroh yang ia jalani berlangsung aman. Menurutnya, wilayah Madinah hingga Mekkah masih dalam kondisi kondusif bagi jemaah. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











