Fasilitas di dalamnya mencakup poli umum, poli gigi, poli mata, layanan USG untuk ibu hamil, laboratorium, hingga apotek dengan ketersediaan obat-obatan standar klinik berkualitas baik. Ribka memastikan bahwa tim medisnya siap melakukan tindakan darurat di lapangan jika diperlukan.
Mengenai sasaran lokasi, Ribka menyebut Jawa Barat menjadi fokus utama mengingat skala dampak bencana yang cukup luas.
Prioritas awal pelayanan akan diarahkan ke wilayah Kabupaten Karawang, Bekasi, serta Subang yang dilaporkan mengalami banjir cukup parah.
Meski demikian, ia memastikan tim akan terus bersiaga karena hampir seluruh wilayah Jawa Barat melaporkan adanya dampak cuaca ekstrem.
Selain gerak di darat, Ribka juga memaparkan keberlanjutan misi Kapal Rumah Sakit Apung Malahayati yang hingga kini masih konsisten melayani warga di Mentawai. Dalam waktu dekat, kapal tersebut dijadwalkan melanjutkan pelayanan ke Bengkulu, Lampung, dan wilayah pesisir lainnya.
Pelepasan tim medis Jawa Barat ini turut dihadiri dan didukung oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto serta jajaran pengurus pusat lainnya, termasuk Deddy Yevri Sitorus, Charles Honoris, Yuke Yurike, dan anggota DPR RI Fraksi PDIP Dony Maryadi Oekon. Kehadiran para petinggi partai ini mempertegas bahwa seluruh struktur PDIP solid dalam menjalankan kerja-kerja kemanusiaan di lapangan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











