Setelah berenang ratusan meter, ia bersama tim tiba di kawasan Pertamina EP Rantau Field. Lalu, mereka menuju Gedung Crisis Center memasang starlink.
“Selama berenang itu, kami ada tiga kali istirahat. Setelah istirahat berenang lagi. Kami tiba di Kompleks PEP Rantau Field pada Sabtu (29/11). Saya langsung pasang starlink agar akses komunikasi normal,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager (GM) Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1, Hari Widodo memberikan apresiasi terhadap Edi Syahroni alias Mas Baron bersama empat tim dari PEP Pangkalan Susu Field lainnya. Lewat perjuangan Mas Baron dan rekan-rekan akses komunikasi di PEP Rantau Field berangsur normal.
“Saya terakhir komunikasi dengan teman-teman Rantau Field pada Kamis (27/11). Saat ini, saya dengar kabar masjid sudah kena banjir. Saya sampaikan kawan-kawan harus bisa dapat akses komunikasi. Makanya, begitu tahu keadaan teman-teman saya tenang,” katanya.
Menurutnya, perjuangan Mas Baron dan tim sangat penting dalam membuka akses komunikasi yang sempat terputus. Adanya komunikasi membuat tim bisa bekerja cepat melakukan distribusi sembako hingga melakukan evakuasi.
“Saya sangat mengapresiasi Mas Baron dan tim dari PEP Pangkalan Susu Field yang berjuang membawa starlink. Apalagi, mereka berenang supaya komunikasi di PEP Rantau tidak terputus. Lewat komunikasi yang normal, kerja-kerja distribusi sembako dan evakuasi jadi lebih cepat,” ungkapnya. (HAS)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






