Ragam  

Kisah Heroik Mas Baron : Berenang Tembus Banjir Demi Normalkan Komunikasi PEP Rantau Field

Otonominews
Kisah Heroik Mas Baron : Berenang Tembus Banjir Demi Normalkan Komunikasi PEP Rantau Field
120x600
a

ACEH TAMIANG, OTONOMINEWS.ID –  Di balik hilir mudik helikopter yang membawa sembako dan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kompleks Pertamina EP Rantau Field, terselip kisah heroik Edi Syahroni alias Mas Baron. Ia berenang menembus banjir setinggi tiga meter demi normalkan komunikasi yang terputus.

Mas Baron yang sehari-hari bekerja pada bidang IT Pertamina EP Pangkalan Susu Field mendapat informasi yang berseliweran di media sosial mengenai horornya kondisi di Aceh Tamiang.

Bersama sejumlah orang lainnya, Baron bergegas menyambangi Aceh Tamiang setelah mendapat perintah dari Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto. Dan, Pimpinan IT Officer Pangkalan Susu, Joko Nazaruddin. Tim pun pergi dengan membawa starlink, laptop dan sembako ke Aceh Tamiang. Mereka naik kapal LCT dari Dermaga Pertamina EP Pangkalan Susu dan sandar di Dermaga Serang Jaya, Aceh Tamiang.

“Hari kedua bencana banjir bandang tepatnya Jumat (28/11) kami dapat perintah untuk membawa starlink ke PEP Rantau Field. Jadi, kami ke sana naik kapal turun di Dermaga Serang Jaya,” ujarnya saat berbincang, Senin (26/12).

Setiba di Dermaga Serang Jaya, tim dari PEP Pangkalan Susu kemudian menuju ke Gudang Handak. Dalam perjalanannya, ia menyaksikan kondisi yang mengenaskan. Ada beberapa rumah tertimpa rumah. Ada juga rumah runtuh. Warga harus rela meninggalkan desa yang sudah hancur tersapu air.

Di tengah perjalanan, ia bersama rekan-rekannya bertemu tiga orang security dari PEP Rantau Field. Mereka kemudian dibantu melewati daerah Lumpuran lewat jalur alternatif.

“Dari Gudang Handak kami berenang membawa starlink dan laptop menuju PEP Rantau Field. Ketinggian air masih lumayan sekira tiga meter. Bagaimana caranya starlink harus menyala agar komunikasi tidak terputus di PEP Rantau Field,” katanya.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *