PAM JAYA juga mengirimkan tim teknis untuk membantu pengoperasian dan perbaikan fasilitas WTP di wilayah terdampak.
“Kami mengirimkan tim teknis untuk membantu karena ketersediaan air bersih di lokasi masih sangat terbatas dan membutuhkan penanganan segera,” kata Arief.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas (Dewas) PAM JAYA, Prasetyo Edi Marsudi (Mantan Ketua DPRD Jakarta), menegaskan komitmennya untuk fokus guna mencapai target 100 persen layanan perpipaan di Jakarta.
Prasetyo Edi Marsudi, mengatakan, pengawasan dilakukan dengan memperkuat kolaborasi antara Dewas dan jajaran direksi PAM JAYA agar seluruh kebijakan dan program berjalan searah.
“Peran Dewas adalah memastikan PAM JAYA berjalan sesuai koridornya. Sekarang PAM JAYA menjadi tuan rumah penuh. Mitra-mitra lama sudah bersatu, dan ini menjadi modal penting untuk melangkah ke depan,” kata Prasetyo.
Prasetyo menyebut target 100 persen perpipaan merupakan visi Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang harus diwujudkan secara konsisten melalui kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan.
Pras menegaskan, Dewas dan direksi PAM JAYA akan terus membangun kerja sama yang solid, saling mengoreksi, dan menjaga fokus perusahaan pada pelayanan air minum bagi warga Jakarta.
“Kami berkolaborasi dengan direksi, bekerja dengan niat yang sama. Hatinya harus PAM JAYA. Tidak ada lagi Palyja, tidak ada lagi Aetra,” sergah Prasetyo. (OTN-Deman).
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











