Bupati Solok mengapresiasi peran Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian yang selama ini turut menghadirkan solusi teknologi seperti mekanisasi, sistem pertanian presisi, dan digitalisasi manajemen lahan yang sangat relevan untuk percepatan pemulihan pascabencana.
AGROFEST 2025 menampilkan berbagai pameran alat dan mesin pertanian modern, sesi pelatihan, serta diskusi panel yang melibatkan pakar, petani, dan pelaku industri pertanian. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi sektor pertanian di Sumatera Barat.
“Kami yakin bahwa melalui kolaborasi pemerintah, petani, akademisi, dan pelaku usaha, kita dapat membangun kembali sektor pertanian yang lebih kuat serta mewujudkan swasembada pangan di Sumatera Barat,” tutup Bupati.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed







