Muhammadiyah Teguhkan Komitmen Pemulihan Pascabencana di Sumbar: Hadir dari Tanggap Darurat hingga Warga Kembali Pulih

Otonominews
Muhammadiyah Teguhkan Komitmen Pemulihan Pascabencana di Sumbar: Hadir dari Tanggap Darurat hingga Warga Kembali Pulih
120x600
a

PADANG, OTONOMINEWS.ID — Muhammadiyah memastikan dirinya menjadi salah satu kekuatan utama dalam penanganan bencana di Sumatera Barat. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar, Bakhtiar, menegaskan bahwa organisasi ini akan hadir di setiap fase penanganan bencana—mulai dari tanggap darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi.

Dalam rapat pleno penanganan bencana pada Rabu (10/12), Bakhtiar menyampaikan bahwa Muhammadiyah saat ini tengah berada di fase tanggap darurat. Posko Koordinasi Utama telah beroperasi di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Sawahan, Padang, dan diperkuat oleh pos-pos layanan di titik-titik terdampak paling parah, seperti Malalak, Maninjau, Palupuah, Palembayan (Agam), Saniang Baka (Solok), serta Pancuang Taba (Pesisir Selatan).

Baca Juga :  Alhamdulillah, Perayaan Idul Fitri NU dan Muhammadiyah Bersamaan

Berbeda dari banyak lembaga kemanusiaan yang cenderung mengurangi aktivitas setelah masa darurat selesai, Muhammadiyah menegaskan akan tetap membersamai masyarakat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi benar-benar tuntas.

“Muhammadiyah tidak berhenti di tanggap darurat. Kami akan terus mendampingi warga hingga kondisi kembali seperti sebelum bencana,” ujar Bakhtiar.

Proses pemulihan diperkirakan berlangsung minimal tiga bulan, namun durasinya bisa lebih panjang mengingat besarnya dampak kerusakan.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *