JAKARTA, OTONOMINEWS.ID — Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri kembali menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan Lembaga Pengguna Pusat. Agenda yang berlangsung di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, pada 9–10 Desember 2025 ini menegaskan komitmen penguatan pemanfaatan data kependudukan dan percepatan implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai fondasi Digital Public Infrastructure (DPI) nasional.
Hal ini sesuai dengan tema besar yang diusung rakornas, yakni “Penguatan Tata Kelola Data Kependudukan dan Keamanan Digital melalui Pemanfaatan IKD serta Kolaborasi antar Lembaga Mendukung Implementasi DPI”.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dijadwalkan berkenan membuka rakornas sekaligus memberikan arahan dan sudut pandang Kemendagri tentang IKD sebagai komponen penting dan fundamental dari DPI nasional.
Menurut Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi, rakornas ini secara rutin diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk menguatkan pemanfaatan data kependudukan. “Tujuan utamanya untuk memperkuat kolaborasi dan menyamakan persepsi antara Dukcapil dan berbagai kementerian/lembaga (K/L) pusat serta sektor privat dalam pemanfaatan data Nomor Induk Kependudukan (NIK), data kependudukan, dan IKD untuk layanan publik dan transformasi digital nasional,” kata Dirjen Teguh di Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Seperti tahun lalu, Rakornas Dukcapil dengan lembaga pengguna dihadiri oleh perwakilan dari berbagai K/L pusat, termasuk kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, dan juga pihak swasta yang telah menjalin kerja sama. “Topik yang sering dibahas meliputi penguatan infrastruktur publik digital, implementasi IKD sebagai Single Sign On (SSO) untuk mengakses berbagai layanan pemerintah berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), termasuk layanan prioritas nasional seperti administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, perpajakan, hingga bantuan sosial; serta isu-isu terkait keamanan dan pemanfaatan data kependudukan,” terang Dirjen Teguh.
Istimewanya untuk rakornas tahun ini bakal dihadiri pembicara level internasional, seperti Swetha Kolluri, Senior Program Officer, Gates Foundation. Ia yang banyak berperan mengakselerasi dan memperluas Digital ID di Asia Selatan dan Tenggara ini bakal berbagi ilmu tentang “Identity as foundational aspect of DPI and lessons learned from global perspective”.
Pembicara kedua, tak asing lagi perannya yang banyak membantu di bidang pengembangan Digital ID Indonesia, yakni Jonathan Merskel dari World Bank dengan paparan “Understanding the concept and models of digital identity”.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











