4. Penguatan jaringan kerja sama dengan lembaga pemerintah maupun non-pemerintah.
Pada hari ketiga, 27 November 2025, kongres memasuki tahap finalisasi rekomendasi dan pengesahan keputusan.
Para peserta secara bulat menyetujui sejumlah langkah strategis yang dianggap penting dalam memperkuat struktur internal serta memperluas dampak organisasi bagi masyarakat dan dunia perguruan tinggi swasta.
Melalui musyawarah mufakat, Fatham Mubina terpilih sebagai Koordinator Presidium Nasional yang baru. Ia merupakan Presiden Mahasiswa PTIQ, seorang hafidz Quran dan juga salah satu mahasiswa berprestasi.
Keputusan tersebut disahkan dalam sidang pleno terakhir yang dihadiri seluruh perwakilan wilayah dan kampus anggota BEM/Dema PTAI.
Dalam sambutan pertamanya setelah ditetapkan sebagai Koordinator Presidium Nasional terpilih, Fatham Mubina menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta kongres atas amanah yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa BEM/Dema PTAI akan terus menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional.
“Kami berkomitmen untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai pengawal moral bangsa, memperluas jejaring kolaborasi, serta mendorong agenda-agenda strategis untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Fatham.
Beberapa hasil penting yang ditetapkan dalam Kongres V (lanjutan) BEM/DEMA PTAI se-Indonesia, meliputi:
1. Perluasan jejaring kolaborasi dengan institusi Kementerian Agama, Pendidikan, pemerintah daerah, serta mitra strategis lainnya.
2. Penyusunan roadmap 2 tahun sebagai pedoman kerja jangka menengah pasca-kongres.
3. Rekomendasi- rekomendasi serta gagasan untuk sinergitas dengan pemerintah
Kongres V (lanjutan) ditutup dengan penyerahan Pataka dari Koordinator Presidium BEM PTAI Yayan Efendi kepada Koordinator Presidium terpilih Fatham Mubina, serta penegasan komitmen seluruh peserta untuk menjalankan keputusan kongres secara konsisten dan berintegritas.
Suasana kebersamaan dan optimisme tampak jelas sepanjang kegiatan, mencerminkan tekad kuat untuk membawa organisasi memasuki fase baru yang lebih adaptif, profesional, dan berdampak luas.
Dengan terselenggaranya kongres ini, diharapkan seluruh rekomendasi dapat segera diimplementasikan demi kemajuan organisasi dan kontribusi lebih besar dalam pembangunan pendidikan Indonesia.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











