JAKARTA, OTONOMINEWS.ID — Kongres Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (BEM PTAI) se-Indonesia yang berlangsung di UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan berakhir ricuh dan tidak kondusif.
Insiden kericuhan disertai dengan aksi pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum panitia terhadap beberapa peserta kongres, mengakibatkan sejumlah peserta mengalami luka-luka.
Kericuhan bermula dari perdebatan tajam antar delegasi membahas tata tertib dan keabsahan mandat peserta.
Suasana forum yang semula berjalan alot berubah menjadi tegang hingga memicu bentrokan fisik di dalam ruang sidang.
Pimpinan sidang akhirnya memutuskan untuk menghentikan jalannya kongres secara total, setelah situasi tidak dapat dikendalikan dan keamanan peserta tidak lagi terjamin.
“Melihat kondisi yang terjadi, kami memutuskan menghentikan seluruh rangkaian kongres demi keselamatan dan keamanan bersama,” ujar salah satu pimpinan sidang di hadapan peserta.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












