Beberapa peserta yang mengalami luka segera mendapat pertolongan dari rekan-rekan mahasiswa dan pihak keamanan kampus.
Hingga kini, pihak panitia maupun presidium belum memberikan keterangan resmi terkait insiden pemukulan tersebut.
Para peserta dari berbagai daerah menyayangkan terjadinya kekerasan dalam forum nasional mahasiswa ini dan berharap ada evaluasi serius agar peristiwa serupa tidak terulang.
Mereka juga mendorong agar BEM PTAI segera menggelar kongres lanjutan secara lebih terbuka, demokratis, dan aman.
Kongres BEM PTAI se-Indonesia merupakan forum tertinggi mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam dari seluruh Indonesia, dengan agenda utama pemilihan ketua umum dan perumusan arah gerak organisasi ke depan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












