Saat webinar, Rita Endang, narasumber pertama menyampaikan materi mengenai Kanker Serviks. Di Indonesia kanker Serviks merupakan penyebab kematian tertinggi ketiga setelah penyakit stroke dan jantung. Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim (serviks), bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim dengan vagina. Penyebab utama kanker leher rahim adalah infeksi oleh Human Papillomavirus (HPV).
Pencegahan Kanker Serviks dapat dilakukan dengan Upaya; Menerapkanb pola hidup sehat, Vaksinasi HPV sejak dini sebagai perlindungan utama, Perilaku seksual sehat dan bertanggung jawab, Menjaga daya tahan tubuh dengan nutrisi seimbang dan olahraga teratur serta Menghindari rokok dan alkohol.
Rina Apriani selaku narasumber kedua menyampaikan perlunya Sosialisasi Vaksin Serviks sebagai Upaya Pencegahan. Di Indonesia, program imunisasi HPV pada awalnya dilaksanakan secara bertahap sebagai program percontohan pada tahun 2016-2021 di 20 kabupaten/kota, dan pada tahun 2022 diperluas ke 112 kabupaten/kota lainnya. Sebagai upaya Kementerian Kesehatan dalam mempercepat eliminasi kanker leher rahim, program imunisasi HPV diperluas secara nasional dan resmi diluncurkan pada Agustus 2023.
Prof. Zudan juga menyampaikan terima kasih kepada BPOM, khususnya Dra. Rita Endang dan Rina Apriani, yang mendukung penuh program edukasi kesehatan ini. “Mari kita cegah kanker serviks dengan Program Sejuta Vaksin untuk ASN. Ini bentuk komitmen KORPRI melindungi para abdi negara,” pungkasnya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











