Pati, otonominews.id – Humas BKN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, mengungkapkan bahwa sejak BKN mengakselerasi pendampingan reformasi birokrasi secara masif pada Maret 2025, jumlah instansi yang menerapkan manajemen talenta mengalami lonjakan hingga 200 persen. Secara keseluruhan, penerapan manajemen talenta ASN nasional menunjukkan perkembangan signifikan, tidak hanya di instansi pusat tetapi sudah mulai bergerak masif penerapannya di lingkup instansi daerah.
“Dari yang sebelumnya berjalan sporadis, kini manajemen talenta sudah menjadi agenda nasional. Saat ini 130 instansi telah menerapkannya secara operasional, dan 546 instansi lainnya telah menyatakan komitmen, termasuk Kabupaten Pati,” ujar Prof. Zudan dalam kegiatan Launching Komitmen Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Sabtu (24/01/2026).
Menurutnya, capaian tersebut menandai pergeseran penting dalam tata kelola ASN nasional, dari sistem konvensional berbasis jabatan menuju sistem berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi. Manajemen talenta menjadi instrumen utama untuk memastikan ASN ditempatkan secara tepat di posisi strategis. “Manajemen talenta itu mencari ASN yang mau dan mampu. Kita ingin memastikan setiap jabatan diisi oleh orang yang tepat, sehingga layanan publik bisa lebih cepat, lebih mudah, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Prof. Zudan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












