DLH DKI Jakarta: RDF Rorotan Solusi Darurat Sampah di Ibu Kota

Otonominews
DLH DKI Jakarta: RDF Rorotan Solusi Darurat Sampah di Ibu Kota
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, pembangunan RDF Plant Rorotan bukan hanya proyek infrastruktur, tapi salah satu upaya menjawab persoalan darurat sampah di ibu kota.

Namun kekhawatiran masyarakat terkait rencana pengoperasian Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan adalah aspek lingkungan.

Kekhawatiran ini sudah terjawab oleh DLH dengan pembangunan fasilitas yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesehatan warga agar kehadirannya benar-benar menjadi solusi, bukan menambah persoalan baru.

Baca Juga :  Pemilu 2024, Dinkes DKI Jakarta Sampaikan Update Data Kesehatan Petugas dan Masyarakat

“Kami sadar betul keresahan warga. Karena itu, setiap tahap kami lakukan dengan standar keamanan tinggi dan ruang komunikasi yang terbuka, sehingga manfaat fasilitas ini dapat dirasakan bersama, sementara dampak yang dikhawatirkan bisa ditekan semaksimal mungkin,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

Asep menyampaikan, Jakarta saat ini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Satu-satunya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Bantar Gebang sudah mencapai ketinggian 59 meter dan mendekati kondisi overtopping.

Baca Juga :  Jakarta Terapkan Pergub Larangan Perdagangan dan Konsumsi Hewan Penular Rabies

“Kalau banjir bisa surut dalam satu sampai dua jam, berbeda dengan sampah. Jika TPA over topping, maka sampah tidak hilang, justru akan terus menumpuk hari demi hari. Kondisi ini pernah terjadi di beberapa daerah, bahkan sampai menyebabkan longsor,” katanya.

Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta telah menjalankan berbagai strategi untuk mencegah situasi tersebut, mulai dari pengurangan sampah di sumber melalui program bank sampah dan budidaya maggot, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PltSa) Merah Putih, pengembangan RDF di Bantar Gebang, hingga pembangunan RDF Plant di Rorotan.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *