Bencana Tak Kenal Batas, Pusat–Daerah Harus Satu Irama

Bencana Tak Kenal Batas, Pusat–Daerah Harus Satu Irama
120x600
a

Melalui forum tersebut, juga dibahas dukungan program pembangunan daerah terhadap target nasional, termasuk pembahasan teknis yang relevan dengan penyusunan RKP dan RKPD.

“Kita ingin pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan mampu menjawab tantangan nyata di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Aty Setiawati, Kasubdit pemulihan dan peningkatan fasos, Direktorat Pemulihan Peningkatan Fisik, menegaskan pentingnya inovasi pembiayaan dalam mendukung penanganan bencana di daerah.

Baca Juga :  Info Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air Oleh BNPB Per 13 Juni 2025

Salah satunya melalui skema Pooling Fund Bencana (PFB) yang dirancang sebagai instrumen pendanaan lintas sumber dan dapat dimanfaatkan pada seluruh fase bencana, mulai dari pra-bencana, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Harapannya, dana ini bisa menjadi cadangan bersama yang fleksibel, sehingga respon terhadap bencana bisa lebih cepat, terukur, dan tidak terkendala panjangnya proses birokrasi,” ucapnya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *